Dandelion,
aku seperti dejavu mendengar nama ini, rasanya aku pernah bertemu dengan benda
yang bernama dandelion ini, walaupun tidak yakin bahwa tanaman ini ada di
Indonesia atau tidak. Oke kita lupakan itu, jadi selama ini aku salah mengenai
dandelion yang awalnya aku pikir itu adalah sebuah bunga, namun setelah mencari
beberapa artikel di internet, dandelion yang aku maksud adalah biji dari bunga dandelion yang
menyerupai kapas dan mudah diterbangkan oleh angin, setelah terbang dan
menghilang entah kemana maka akan segera tumbuh kelopak kelopak bunga berwarna
kuning yang indah pada tangkai yang ditinggalkan.
Dari
fenomena bunga dandelion tersebut aku mengambil sebuah filosofi awam yang
tentunya versi aku pribadi bukan berdasarkan perspektif orang lain walaupun
mungkin akan ada beberapa hal yang sama.
Aku
mengibaratkan diriku adalah sesosok biji bunga dandelion, lemah, rapuh,
terkesan mudah untuk pergi, menjauh dan menghilang, mencoba menjadi benih awal
ditanah yang baru, meskipun pada akhirnya akan pergi lagi dan menghasilkan
kelopak bunga yang indah, entah kapan proses itu akan berhenti, dimana aku tumbuh ditempat yang tidak ada udara sama
sekali dan tidak akan terbang kemana pun, setia terhadap tangkai tempatku
berpijak meskipun tidak akan ada kelopak bunga yang indah, tapi hanya ada aku
dan tangkai yang setia bersamaku dari hanya berupa biji, tumbuh menghasilkan helai
helai lembut hingga nanti layu bersama dan kering bersama.
Itu hanyalah imajinasi liarku,
dimana faktanya biji dandelion yang identik dengan sesuatu yang indah layaknya
adegan di film romantis, disukai banyak orang namun hanya untuk ditiup dan
melihatnya terbang atau sekedar melihatnya diterbangkan angin, setelah itu
tangkai nya dibuang dan bijinya entah kemana, setidaknya mereka bisa tersenyum,
dan sekali lagi yang dikatakan indah adalah kelopak bunganya bukan bijinya.
Aku lelah menjadi sosok biji
dandelion, aku ingin berhenti disuatu tempat, mungkin disebuah tabung hampa
udara, dan berhenti disana, aku janji tidak akan kemana-mana lagi, aku janji L

Tidak ada komentar:
Posting Komentar